Monday, 14 January 2013

Tahukah Anda Bahwa IQ dan Inteligensi Itu Berbeda?

creator Fajar Amarsyah at Monday, January 14, 2013


sarafPada waktu saya keperpustakaan sekolah saya tak sengaja menemukan buku “Tips Cerdas Dan Spiritual Islami” ternyata isi buku tersebut berisi tentang pembahasan IQ, EQ, dan SQ. Dan yang akan saya jelaskan pada postingan kali ini ini adal tentang perbedaan IQ(intelligence quotient) dan Intelegensi yang di kutip dari buku tersebut, langsung saja sob tanpa basa basi. Ini dia artkel nya
Orang sering kali menyamakan arti intelegensi dengan IQ, padahal kedua istilah ini mempunyai perbedaan arti yang mendasar. Menurut David Wechsler, intelegensi adalah kemampuan untuk bertindak secara terarah, berpikir secara rasional, dan menghadapi
lingkunganya secara efektif. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa Intelegensi adalah suatu kemampuan mental yang melibatkan proses berpikir secara rasional. Oleh karena itu, intelegensi tidak dapat diamati secara langsung, melainkan harus disimpulkan dari berbagai tindakan nyata yang merupakan manifestasi dari proses berpikir rasional itu. Sedangkan, IQ atau intelligence Quotient, adalah skor yang diperoleh dari sebuah alat tes kecerdasan. Dengan demikian, IQ hanya memberikan sedikit penunjuk mengenai taraf kecerdasan seseorang dan tidak menggambarkan kecerdasan seseorang secara keseluruhan.
Intelligence Quotient atau yang biasa disebut dengan IQ merupakan istilah dari pengelompokan kecerdasan manusia yang pertama kali diperkenalkan oleh Alfred Binet, ahli psikologi dari Perancis pada awal abad ke-20. Kemudian Lewis Ternman dari Universitas Stanford berusaha membakukan test IQ yang dikembangkan oleh Binet dengan mengembangkan norma populasi sehingga selanjutnya test IQ tersebut dikenal sebagai test Stanford-Binet.
Pada masanya kecerdasan IQ merupakan ecerddasan tunggal dari setiap individu yang pada dasarnya hanya bertautan dengan aspek kognitif dari setiap individu yang pada dasarnya hanya beraturan dengan aspek kognitif dari setiap individu tersebut. Tes Stanford-Binet ini banyak digunakan untuk mengukur kecerdasan anak-anak sampai usia 13 tahun. Inti kecerdasan intelektual ialah aktifitas otak. Otak adalah organ luar biasa dalam diri kita. Beratnya hanya sekitar 1,5 kg atau kurang lebih 5% dari total berat badan kita.
Brain
www.happell.net/horizontal/media/brain.jpg
Namun demikian, benda kecil ini mengkonsumsi lebih dari 30 persen seluruh cadangan kalori yang tersimpan di dalam tubuh. Otak memiliki 10 sampai 15 triliun sel saraf dan masing-masing sel saraf mempunyai ribuan sambungan. Otak satu-satunya yang sebanyak itu hanya digunakan sekitar 4-5% dan orang jenius memakainya 5-6%. Sampai sekarang para ilmuwan belum memahami penggunaan sisa memori sekitar 94%.
Tingkat kecerdasan seorang anak yang ditentukan secara metodik oleh IQ (Intelligence Quotient) memegang peran penting untuk suksesnya anak dalam belajar. Menurut penyelidikan, IQ atau daya tangkap seseorang mulai dapat ditentukan sekitar umur 3 tahun. Daya tangkap sangat dipengaruhi oleh garis keturunan (genetic) yang dibawanya dari keluarga ayah dan ibu samping faktor gizi makanan yang cukup.
IQ atau daya tangkap ini dianggap tidak akan berubah sampai seseorang dewasa, kecuali bila ada sebab kemunduran fungsi otak seperti penuaan dan kecelakaan. IQ yang tinggi  memudahkan seseorang untuk belajar dan memahami bebagai ilmu. Daya tangkap yang kurang merupakan penyebab kesulitan belajar pada seorang murid, di samping faktor lain seperti gangguan fisik (demam, lemah, sakit-sakitan) dan gangguan emosional.
Awal melihat kemampuan IQ seorang anak adalah pada saat dia berkata-kata. Ada hubungan langsung antara antara kemampuan bahasa si anak dengan IQ-nya. Apabila seorang anak ber IQ tinggi masuk sekolah, penguasaan bahasanya akan cepat dan banyak. Rumus kecerdasan umum atau IQ yang ditetapkan oleh para ilmuwan adalah :
Usia Mental Anak            x 100 = IQ
Usia Sesungguhnya

Contoh: Misalnya anak pada usia 3 tahun telah mempunyai kecerdasan anak-anak yang rata-rata baru bisa bicara seperti itu pada usia 4 tahun. Inilah yang disebut dengan usia mental. Berarti IQ si anak 4/3 X 100 = 133.
Itu sob pengertian IQ dan Inteligensi menurut buku yang say abaca, selamat membaca !

YOUR ADSENSE CODE GOES HERE

2 Coretan:

Rose Diana Daniswara on 15 May 2013, 21:42:00 said...

Nice info.., :) thanks..


atus s on 23 Oct 2014, 12:29:00 said...

ijin share ya


Have any question? Feel Free To Post Below:

Komentar sobat sangat saya harapkan untuk evaluasi saya, tetapi saya mohon berkomentarlah yang sopan, sesuai dengan tema postingan, dan mohon jangan memasang link aktif !

 

Rangking





Ping your blog, website, or RSS feed for Free

My Link