Sate adalah hidangan yang sangat populer di Indonesia dengan berbagai suku bangsa dan tradisi seni memasak Indonesia telah menghasilkan berbagai jenis sate. Di Indonesia, sate dapat diperoleh dari pedagang sate keliling, pedagang kaki lima di warung tepi jalan, hingga di restoran kelas atas, serta kerap disajikan dalam pesta dan kenduri. Resep dan cara pembuatan sate beraneka ragam bergantung variasi dan resep masing-masing daerah. Hampir segala jenis daging dapat dibuat sate. Dengan populernya makanan sate di Indonesia ternyata makan yang sangat menggugah selera ini ( sate ) dapat menyebabkan penyakit kanker, sobat boleh percaya atau tidak.
Yang dimaksud "KanKer" disini bukanlah kanker dalam artian bahasa gaul, (kanker=kantong kering) hehehe, tetapi salah satu penyakit mematikan di dunia. menurut WHO, kanker disebut-sebut merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia.


Makanan yang dibakar dapat menyebabkan kanker, benarkah? Menurut beberapa penelitian, ada dua jenis senyawa penyebab kanker yang dapat terbentuk selama proses pemanggangan makanan, yaitu hidrokarbon polisiklik aromatik (PAH) dan amino heterosiklik (HCA).

PAH (terutama benzopiren) terbentuk di dalam asap dan ditemukan di permukaan daging, namun bisa dengan mudah dilenyapkan dengan pengerikan bagian permukaan makanan yang dipanggang atau dibakar.
HCA ditemukan di dalam daging. HCA disebabkan bila daging dimasak dalam suhu tinggi, yang bisa terjadi bila makanan digoreng, dipanggang, maupun dibakar. Sedangkan mengukus, merebus, daging secara perlahan, sama sekali tidak menghasilkan HCA. sehingga makanan yang diproses dengan cara mengukus atau merebus relatif lebih sehat bagi tubuh. 


Namun jangan terlalu khawatir, bila Anda penggemar sate, ikan bakar ataupun barbekyu, Anda bisa meminimalkan risiko terkena kanker dengan mengolah daging secara tepat. Ada beberapa tips penting saat memanggang makanan.

1. Sebelum dibakar atau dipanggang, terlebih dahulu rendam daging ke dalam bumbu. Ini akan membuat daging lebih lembut sehingga mengurangi waktu pemanggangan.
2. Atau, bisa juga Anda memasaknya terlebih dahulu agar lebih mudah memanggangnya. Proses pemasakan ini juga bertujuan menghilangkan lemak sehingga saat dipanggang, akan lebih sedikit lemak yang menetes dan menimbulkan asap yang bisa berbahaya.
3. Sering membolak-balik daging agar tidak gosong.
4. Jangan memasak langsung di atas arang.
5. Hilangkan bagian daging yang menghitam karena gosong.

So, Ada baiknya kita "mengurangi" porsi makan sate agar tidak berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. ^_^
 Jangan lupa kunjungi sumber ya sob ini dia “Coretan Saya”. Di blog ini sobat bakal nemuin berbagai artikel yang penuh makna, blog ini di nahkodai oleh teman saya trmakasih !